CATAT! INI KANDUNGAN SKINCARE YANG GAK BOLEH DIKOMBINASIKAN
Jika kamu memerhatikan kesehatan kulitmu, jangan asal mengombinasikan skincare ya! Karena terdapat bahan dari produk perawatan kulit yang tidak bisa digunakan bersama. Kombinasi bahan skincare dengan salah tidak hanya dapat mengurangi efektivitas produk, tapi juga menyebabkan masalah kulit. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk mengetahui kandungan skincare mana yang tidak boleh dipakai bersamaan.
1. Retinol dan AHA/BHA
Meskipun bukan bagian dari exfoliant
seperti AHA/BHA, Retinol memiliki peeling agent yang mendorong
regenerasi kulit. Penggunaan kedua bahan ini tidak dianjurkan dipakai
bersamaan karena menyebabkan eksfoliasi yang berlebihan atau pengelupasan kulit.
Efek yang bisa dirasakan saat menggunakan Retinol dan AHA/BHA bersamaan
misalnya kulit menjadi lebih sensitif, rusaknya skin-barrier yang
menimbulkan masalah seperti bruntusan dan jerawat, serta ruam pada kulit.
Contoh produk yang mengandung Retinol
antara lain Avoskin Miraculous Retinol Ampoule, Somethinc Level 1% Retinol, dan
The Ordinary Retinol 1% in Squalane.
Sementara produk yang mengandung AHA/BHA
antara lain Azarine AHA BHA Miraclear Herbal Peeling Serum, Whitelab Peeling
Serum AHA BHA PHA, dan Implora Peeling Serum.
2. BHA dan Benzoyl Peroxide
Benzoyl Peroxide merupakan bahan yang
terpercaya sebagai spot treatment ketika jerawat muncul. Namun, perlu dicatat
bahwa bahan ini tidak bisa dipakai bersama dengan skincare yang
mengandung BHA. Alih-alih menghilangkan jerawat dengan cepat, menggabungkan BHA
dan Benzoyl Peroxide justru menyebabkan jerawat aktif dan iritasi.
Contoh produk yang mengandung BHA antara
lain The Ordinary's Salicylic Acid 2% Solution.
Sementara produk yang mengandung Benzoyl
Peroxide antara lain Oxy Acne Pimple Medication.
3. Vitamin C dan AHA
Terkadang kita melakukan segala cara untuk
mendapatkan kulit wajah cerah, salah satunya
menggunakan skincare dengan kandungan Vitamin C dan AHA. Sayangnya
menggunakan bahan ini secara bersamaan is a big no karena Vitamin C
mengandung asam aktif, sama seperti AHA. Mencampur kedua bahan ini dapat
mengganggu keseimbangan pH kulit dan menyebabkan iritasi.
Contoh produk yang mengandung Vitamin
C antara lain Wardah C-Defence Series, Somethinc C-Riously 24K Gold Essence,
dan The Ordinary Ascorbic Acid 8% + Alpha Arbutin 2%.
Sementara produk yang mengandung AHA antara lain COSRX AHA 7 Whitehead Power Liquid, Hada Labo Tamagohada Ultimate Mild Peeling Face Wash Make Up Remover, dan The Ordinary Lactic Acid 10% + HA.
4. AHA/BHA dan Niacinamide
Mencampurkan AHA/BHA dan Niacinamide harus
dihindari. Niacinamide atau Vitamin B3 sebenarnya sangat baik untuk memperbaiki
kondisi kulit. Namun, bahan ini bekerja ketika pH kulit netral. Di sisi lain,
AHA/BHA menurutnkan pH kulit. Oleh karena itu, menggabungkan keduanya tidaklah
bijak karena dapat mengurangi efektivitas keduanya, bahkan menyebabkan iritasi
kulit.
Contoh produk yang mengandung niacinamide
antara lain Somethinc Niacinamide + Moisture Beet Serum, Avoskin Miraculous
Refining Serum, dan The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%.
5. Salicylic Acid dan Retinol
Salicylic Acid umumnya ditemukan pada
produk perawatan kulit yang diperuntukkan kulit berjerawat. Salicylic Acid
memiliki banyak fungsi, seperti mengurangi komedo, menghilangkan jerawat, dan
mengurangi produksi minyak berlebih. Walaupun memiliki banyak manfaat,
Salicylic Acid juga memiliki tingkat iritasi yang cukup tinggi bagi kulit, sama
halnya dengan Retinol. Mencampur Salicylic Acid dan Retinol memicu kulit
menjadi sangat sensitif terhadap paparan sinar matahari, sehingga kulit
berisiko mengalami dampak buruk dari sinar UV meskipun
menggunakan sunscreen.
Contoh produk yang mengandung Salicylic
Acid antara lain Scarlett Whitening Acne Serum, The Ordinary Salicylic Acid 2%
Solution, dan Avoskin Your Skin Bae Salicylic Acid 2% + Zinc.
Dunia perawatan kulit wajah memang
kompleks, bukan?
Jika kamu punya saran, tanggapan,
atau pengalaman, jangan lupa berbagi di kolom komentar ya 😊
cewe pasti pengen tampil bersih dengan kulit terawat. salah satu caranya dengan menerapkan skincare routine. tapi mengaplikasikan skincare juga ga boleh sembarangan untuk menghindari jerawat dan iritasi. btw nice info shafa!
BalasHapusthank u so much for your feedback! alasan yang membuat skincare penting digunakan yaitu dapat menjaga kebersihan kulit wajah dari kotoran dan bakteri. tapi tetep ga boleh sembarangan untuk menghindari jerawat dan iritasi.
Hapus
BalasHapusselain faktor ga cocok dengan jenis kulit, ternyata breakout juga bisa terjadi karena salah mengombinasikan bahan skincare ya
bener banget Nanda! salah mengombinasikan kandungan skincare bisa membuat lapisan kulit terlalu banyak terkikis, sehingga kulit bisa menjadi memerah, mengelupas, dan terasa perih akibat iritasi.
Hapus
BalasHapusDi tengah hangatnya tren penggunaan skincare 10 langkah dari Korea, ternyata nggak semua produk bisa dikombinasikan dan malah membuat wajah menjadi iritasi. Sebelum mencoba atau membeli skincare baru, pastikan terlebih dahulu jika kandungan dalam produk tersebut tidak bentrok dengan yang lain.
setuju! kita harus memastikan terlebih dahulu, biar kandungannya ga bentrok. daripada terjadi hal-hal yang ga diinginkan ya kan? hahaha
HapusAAA setuju bgt dehh!! Selain kombinasi bahan-bahan di atas, aku juga biasanya menghindari produk skincare yang mengandung alkohol atau parfum biar kulitku gak kering, merah, dan iritasi. Biarrr kulitku aman tentram damai dan sentosaa yaaa shaaay
BalasHapuswkwkwk good choice nih! tiap milih skincare aku juga menghindari produk yang mengandung alkohol atau parfum. cari aman aja
Hapus
BalasHapusAku biasanya cari skincare yang mengandung vitamin C dan vitamin E biar lebih efektif dalam mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar UV.
vitamin C emang bagus banget kalo dikombinasikan sama vitamin E, karena keduanya memiliki kandungan antioksidan, kombinasi Vitamin C dan Vitamin E ampuh untuk kamu yang sering beraktivitas outdoor serta punya masalah kulit kusam dan kering.
HapusKulit wajah sensitif harus hati-hati banget nih
BalasHapushahaha sabar ya buat kalian yang punya kulit sensitif! emang harus super hati-hati karena kulit sensitif gampang banget mengalami iritasi. kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti obat, udara, bahan kimia dalam produk kecantikan tertentu, ataupun parfum.
Hapusskincare yang mengandung vitamin C bagus bgt kalo dipake rutinitas skincare pagi, ga lupa dilengkapi sunscreen sii. Vitamin C dan sunscreen akan bekerja optimal untuk melindungi kulit dari radikal bebas dan sinar UV sehingga kulit tetap dalam kondisi sehat :)
BalasHapusvitamin C merupakan salah satu antioksidan paling kuat. hal ini berarti saat siang hari vitamin C dapat bekerja melindungi kulit dari unsur-unsur berbahaya seperti polusi, radikal bebas, sinar UV, dan faktor lainnya yang dapat membuat kulit tampak kusam. jika menggunakan vitamin C di siang hari, jangan lupa untuk selalu diikuti dengan menggunakan sunscreen minimal SPF30 untuk membantu melindungi dari paparan sinar matahari.
HapusWah menarik sekali! untuk produk yang gak boleh dipake bersamaan, biasanya aku pake gantian. misalnya kandungan A di pagi hari dan kandungan B di malam hari.
BalasHapusbener banget Wevi! atau bisa juga harinya yang selang-seling. misalnya kandungan A hari selasa, kandungan B hari rabu gituuu
Hapusselain memerhatikan kandungannya, jangan lupa menutup rapat-rapat skincare yang sudah digunakan untuk menjaganya tetap bersih saat diaplikasikan pada wajah!
BalasHapuskalo lagi buru-buru, biasanya kita lupa menutup kembali produk skincare yang udah digunakan. atau ga jarang juga, yang memang sering lupa dan meninggalkan skincare dalam keadaan terbuka. selain bisa membuat skincare tumpah, hal ini juga bisa meningkatkan potensi skincare terkontaminasi udara dan bakteri yang ada di sekitarnya.
HapusWahhh ternyata memilih kombinasi skincare gaboleh asal2 an ya, saya selaku cowok jadi tahu skincare heheh
BalasHapusthank u for your feedback Rijal :)
HapusWaah saya juga pernah memakai produk yang mengandung salicylic acid. Memang benar dapat mengurangi jerawat dan minyak berlebih. Tapi ketika saya banyak terkena sinar matahari, wajah saya mudah sekali menjadi merah kemudian keesokan harinya akan kusam. Terima kasih pengetahuanyaa sangat bermanfaat shafa
BalasHapussalicylic acid sebaiknya hanya digunakan pada malam hari saja, karena jika digunakan pada pagi atau siang hari, kulit wajah akan sensitif terhadap sinar matahari dan dapat menimbulkan reaksi kemerahan hingga iritasi. btw terimakasi udah sharing pengalamannya!
HapusWaduh! yang no 4 terkadang saya suka dibarengin gitu kak! Soalnya saya pernah liat gitu video tiktok kalau dua kandungan itu boleh dibarengin akan tetapi dijeda gitu sekitar 30 sampai 60 menit. Huhuu, soalnya aku masih bingung banget nyari moist yang pas dipakai setelah exfoliasi, kira kira ada rekomendasi gak ya kak moist tanpa naici?
BalasHapusTerima kasih Shafa atas ilmu dalam dunia per-skincare-an ini yang sangat menarik. Memang benar beberapa bahan dalam skincare tidak dianjurkan untuk di layer. Namun ada beberapa produk yang bisa di layer bersamaan, misalnya Serum C-Riously 24K Gold Essence & Niacinamide Moisture Sabi Beet Serum. Dalam layering produk diharapkan bisa 1 brand, jika beda brand kita harus memperhatikan Ph, jenis vit-C, dan retinol pada produk tsb. Setelah melakukan peeling kita juga harus menghindari produk yang memiliki bahan AHA, BHA, PHA, Vit C, Methol, dan Retinol selama 24 jam setelah peeling serta Niacinamide selama 8jam setelah peeling.
BalasHapussaya orang yang nggak pernah pakek skincare karena takut, dari pembahasan ini saya semakin yakin tidak menggunakan skincare
BalasHapus